Kualitas & Panjang Kabel utk Speedy
Pengaruh Panjang Kabel Deng Koneksi Speedy
Nilai noise margin dan line attenuation. Nilai ini yang akan menentukan kualitas kabel bagus atau tidak untuk dilalui data Speedy. Nilai ini bisa dilihat di modem/router masing2.
- teknologi ADSL memiliki kelemahan dimana semakin jauh tong pu posisi dengan sentral telepon maka semakin jelek. maksimum untuk ADSL 1 hanya sampai 5 KM panjang kabelnya.
- Semakin panjang kabel, maka kemungkinan interferensi untuk menghampiri kabel lebih besar.
klo maksudnya panjang kabel setelah DW (Drop Wire) menuju modem kita panjangin, sebenernya ngaruh juga tetapi tidak terlalu signifikan. usahakan pake twisted kabel yang baik, rekomendasi dari telkom sih pake yang diameter kabel 0.6 mm dan inga’, jang ada sambungan kabel lagi … sambungan/paralel usahakan setelah splitter (jangan gunakan splitter tambahan karena hasilnya buruk).
Paling mudah memang liat noise margin di status modem. nanti tong akan dapati :1. SNR Margin (Signal to Noise Ratio Margin). nilai ini apabila semakin besar, maka semakin bagus. menurut orang telkom dorang usahakan lebih dari 25 dB. nah kalo dirumah nilai SNR margin ini berada pada kisaran 44-48 dB (dalam artian posisi dong pu rumah itu dekat dengan sentral telepon).2. Line Attenuation (faktor redaman kabel). nilai ini usahakan sekecil mungkin. kalo ditempat saya sih berada pada kisaran 0-4 dB.3. Upstream dan downstream speed. biasa lah nilainya harus pada kisaran 64/384 kurang lebihnya 10% (tergantung merek modem).4. TX power. kalo kualitas kabel dalam kondisi baik dan interferensi minim, maka angka ini berada dalam kisaran yang rendah. semakin jauh dan semakin besar interferensi maka nilainya akan semakin besar.Setiap alat komunikasi masalahnya adalah panjang rentang kabel, Bagusnya dari kabel fisik hingga ke splitter atau modem tidak ada sambungan lagi. Instalasi kabel dari tiang telefon langsung tanpa ada terminal lagi di KTB (kotak terminal batas) menuju modem, jadi diteruskan kabel hingga masuk ke terminal modem dan pesawat telefonnya, hasilnya lumayan baik.Hanya yang terpenting adalah interferensi sinyal listrik sekitar rentang kabel fisiknya, seperti interferensi alat-alat listrik sangat mempengaruhi kualitas sinyal ADSL seperti, TV, Saluran Listrik, Generator, Kendaraan bermotor, aktifitas mati-hidup lampu pada jam-jam tertentu, dll. Hal tersebut memang jelas sekali sangat mengganggu sinyal ADSL. Apalagi posisi rentang kabel telefon berada dibawah rentang kabel listrik induk.SNR harus besar, Minimal 10 dB. nah kalo line attenuation adalah faktor redaman kabel, harusnya nilai ini sekecil mungkin agar tidak ada permasalahan dikemudian hari. Hal yang memengaruhi besarnya angka line attenuation bisa dari panjang kabel, banyaknya interferensi serta adanya sambungan terbuka di kabel itu sendiri. biasanya kalo kabel yang banyak sambungannya, kawat tembaganya lama kelamaan mengalami oksidasi. secara fisik terlihat dari menghitamnya kawat tembaga tersebut. dalam jangka panjang bisa menimbulkan masalah diantaranya suara telepon jadi keresek – keresek dan speedy jadi sering putus nyambung. kalo dalam waktu dekat kayaknya
tara masalah, tapi klo sudah langganan setaun keatas, baru mulai tarasa. “kabel memang sumber panyakit “.
catatan :
angka SNR margin & line attenuation untuk setiap modem tidak akurat 100%. kalo yang akurat sih pake alatnya telkom itu lebih sip lagi, itu bisa dijamin keakuratannya. tapi setidaknya SNR margin di status modem ADSL bisa menjadi indikator awal baik atau tidaknya sambungan speedy ke tempat kita. nah untuk beberapa modem jika SNR margin kurang dari 10 dB biasanya nangis-nangis tuh modem, pengalaman saya pake modem D-Link sih gak bisa tuh dapet SNR margin kecil <10 dB gak bakalan bisa connect. Sumpah ..hhehehehe
Buat Warnet dengan Linux
Dalam diskusi di internet permintaan untuk informasi pembuatan warnet menggunakan system operasi
LINUX sangat banyak. Linux Menjadi sangat menarik untuk perkembangan Teknologi Informasi di indonesia pada umumnya dan Timika khususnya
karena gratis dan bisa diperoleh di internet. Mudah-mudahan situs ini berguna bagi anda pemula yang
ingin menggunakan linux sebagai Server Warnet.
Keunggulan Linux
· Linux merupakan salah satu system open source, yang berarti memberi kesempatan kepada penggunanya
untuk melihat program asal dan atau mengubahnya sesuai dengan keperluan pengguna tanpa terkena
sanksi hukum.
· Linux merupakan sistem operasi yang free..
· Linux yang memiliki native protocol TCP/IP , sehingga semua yang memanfaatkan TCP/IP akan
dilakukan dengan lebih cepat dibandingkan dengan sistem operasi lain
· Dilengkapi dengan server proxy lokal yang sama dengan yang digunakan mayoritas ISP dunia.
· Dilengkapi dengan transparan Proxy , sehingga semua klient seakan-akan berhubungan dengan
internet tanpa ada pembatas.
· dan masih banyak lagi kelebihan LINUX
Langkah Pembuatan Server Warnet Menggunakan Redhat 7.2 (Versi X windows)
1. Setup IP Ethernet
Pilih menu “start”—”program”—”system”—”network configuration”
Di tab “Devices” edit ethernet card lalu pilih tab “protocol” dan edit TCP/IP lalu isi
- Addres : 192.168.100.1 (alamat ip address server)
- Subnet Mask : 255.255.255.0
- Gateway : 192.168.100.1
- klik ok dan save
2. Instalasi Routing (Menggunakan Iptables)
note : jika anda menggunakan iptables sebaiknya anda mendisable atau unsinstall ipchains yang ada.
o Mengaktifkan IP_FORWARDING
Untuk mengaktifkan ip_forward anda harus memberikan nilai 1 ke file /proc/sys/net/ipv4/ip_forward,
contohnya dengan mengetikkan perintah di prompt linux :
# echo “1″ > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward
o Ini sangat penting untuk diperhatikan, karena sejak Kernel 2.0.34 , kernel tidak mengaktifkannya
secara default. Atau cara lain, anda bisa menambahkan baris berikut pada file /etc/sysctl.confnet.ipv4.ip_forward = 1
dengan adanya baris tersebut maka script /etc/rc.d/init.d/network akan memberikan nilai 1
secara otomatis ke file /proc/sys/net/ipv4/ip_forward pada saat memulai linux
o Mengkonfigurasikan Aturan dari IP Forwarding dan sedikit ttg Firewall Untuk mengaktifkan
IP Masquerade, anda harus memberikan perintah :
iptables -t nat -A POSTROUTING -s yyy.yyy.yyy.yyy./x -j MASQUERADE
contoh :
– Anda mempunyai jaringan dengan alamat IP gateway linux 192.168.100.1 dan klien klien 192.168.100.2
s/d 192.168.100.4 dengan netmask 255.255.255.0 , dan anda ingin mengaktifkan IP Masquerading
atas alamat alamat ini, maka anda harus mengetikkan perintah :
iptables -t nat -A POSTROUTING -s 192.168.100.0/24 -d 0.0.0.0/0 -j MASQUERADE
– Anda mempunyai alamat alamat IP spt diatas tapi anda ingin hanya klien dengan IP bernomer
192.168.100.5 dan 192.168.100.10 saja yang bisa mengakses internet, maka seharusnya anda
hanya mengetikkan perintah :
iptables -t nat -A POSTROUTING -s 192.168.100.5/32 -d 0.0.0.0/0 -j MASQUERADE
iptables -t nat -A POSTROUTING -s 192.168.100.10/32 -d 0.0.0.0/0 -j MASQUERADE
– Anda mempunyai alamat alamat IP spt diatas dan anda ingin semua klien bisa mengakses
internet, kecuali IP 192.168.100.5 dan 192.168.100.10 saja yang tidak bisa mengakses
internet, maka seharusnya anda mengetikkan perintah :
iptables -t nat -A POSTROUTING -s 192.168.100.0/24 -d 0/0 -j MASQUERADE
untuk mengaktifkan masquerading. Baru kemudian kita cegat kedua komputer tersebut dengan
perintah :
iptables -I INPUT -s 192.168.100.5/32 -d 0/0 -j DROP
iptables -I INPUT -s 192.168.100.10/32 -d 0/0 -j DROP
Administrasi fasilitas fasilitas tertentu Kita bisa juga melakukan pencegatan terhadap paket
paket yang akan masuk ke port tertentu, hal ini juga memungkinkan kita untuk mematikan atau
menghidupkan beberapa fasilitas internet, misalnya anda ingin klien anda dengan alamat 192.168.100.5
tidak diperbolehkan untuk melakukan chatting, maka kita bisa men-deny, paket paket dari klien
192.168.100.5 yang akan menuju ke port IRC (contoh port nomer 6667). Dibawah ini contoh untuk
mencegat paket TCP dari klien dengan alamat 192.168.100.5 yang menuju ke port 6667 :
iptables -I INPUT -p tcp -s 192.168.100.5/32 -d 0/0 –destination-port 6667 -j DROP
Untuk membuka atau menghapus aturan aturan yang telah kita buat kita bisa mengganti
option -I , -A dsb, misalnya dengan option -D sebagai contoh:
iptables -I INPUT -p tcp -s 192.168.100.5/32 -d 0/0 –destination-port 6667 -j DROP
dapat dihapus dengan perintah :
iptables -D INPUT -p tcp -s 192.168.100.5/32 -d 0/0 –destination-port 6667 -j DROP
Catatan option option iptables yg digunakan diatas -A menambahkan rule -I menyisipkan (insert)
rule firewall ke baris paling atas -D menghapus rule yg telah dibuat -s source address -d destination
address DROP Pada iptables tidak dikenal target DENY, sebagai pengganti menggunakan target DROP
3. Instalasi Squid (Proxy Server)
· Download file squid 2.4 stable.rpm
· Edit file /etc/squid/squid.conf
Ganti tulisan “deny_all” menjadi “allow_all”
keterangan isi file squid.conf
cache_mem 32
MB Option ini menentukan berapa besar memory yang akan digunakan oleh squid, defaultnya adalah
8 MB yaitu default yang cocok untuk digunakan pada banyak sistem. Namun jika anda memiliki
memory yang berlebih, maka disarankan untuk menaikkannya. Ada yang berpendapat bahwa nilai ini
didapat dari sepertiga memory bebas bagi squid.
cache_dir ufs /cache 1600 4 256
Option pada cache_dir menentukan sistem penyimpanan seperti apa yang akan digunakan (ufs),
nama direktori tempat penyimpanan cache (/cache), ukuran disk dalam megabytes yang digunakan
oleh direktori tempat penyimpanan cache (1600 Mbytes), jumlah subdirektori pertama yang akan
dibuat di bawah /cache (4), dan jumlah subdirektori kedua yang akan diciptakan di bawah subdirektori
pertama tadi (256). Nilai2 pada option cache_dir tadi harus disesuaikan dengan sistem yang anda miliki,
biasanya yang harus disesuaikan hanyalah tempat penyimpanan cache, ukuran disk, dan jumlah subdirektori
yang akan dibuat.
Mengenai angka2 tersebut, dapat kita peroleh dari rumus yang telah disediakan oleh Mas Devshed untuk
optimasi sbb:
1. Gunakan 80% atau kurang dari setiap kapasitas cache direktori yang telah kita siapkan.
Jika kita mengeset ukuran cache_dir kita melebihi nilai ini, maka kita akan dapat melihat
penurunan performansi squid.
2. Untuk menentukan jumlah subdirektori pertama yang akan dibuat, dapat menggunakan rumus ini:
x = Ukuran cache dir dalam KB (misal 6GB=~6,000,000KB)
y = Average object size (gunakan saja 13KB)
z = Jumlah subdirektori pertama = (((x / y) / 256) / 256) * 2 = # direktori Sebagai contoh,
misal saya menggunakan 6 GB dari untuk /cache (setelah disisihkan 80% nya), maka:
6,000,000 / 13 = 461538.5 / 256 = 1802.9 / 256 = 7 * 2 = 14 maka baris cache_dir akan menjadi
seperti ini: cache_dir ufs 6000 14 256 reference_age 1 month Dengan option ini, maka file
cache yang tidak pernah diakses lagi selama nilai parameter di atas, akan dihapus secara
otomatis oleh squid.
cache_mgr alfurqan@programmer.net
Email-address dari local cache manager yang akan menerima email jika cache mati.
Email ini pulalah yang akan muncul pada browser klien jika terjadi suatu kesalahan ketika
mengakses suatu web via proxy squid.
half_closed_clients off
Beberapa klien dapat membatalkan koneksi TCP nya, dengan membiarkan bagian penerimaaannya terbuka.
Kadang-kadang squid tidak dapat membedakan antara koneksi TCP yang half-closed dan full-closed.
Defaultnya, koneksi half-closed tetap terbuka sampai pembacaan dan penulisan pada soket memunculkan
pesan error. Ubahlah nilai ini ke off, maka squid dengan serta merta akan menutup koneksi client
jika tidak ada data yang dibaca lagi.
Untuk meningkatkan performance ubah:
cache_swap_high 100%
cache_swap_low 80%
nb. port proxy server adalah 3128 (default) sedangkan mirc dan program chatt lainnya jgn diisi proxynya
4. Instalasi Ident (Menggunakan Oidentd)
· Download oidentd-2.0.3.tar
· Ketik perntah :
tar -zxvf oidentd-2.0.3.tar
· Masuk kedirektory oidentd-2.0.3 dengan menggunakan perintah cd
· ketik 3 perintah berikut ini :
./configure
make
make install
· untuk menjalankan ident server ketik perintah
oidentd -u ident -g ident -m -f
nb. login sebagai root dan add user ident dan group ident
5. Instalasi Client (Windows)
· Klik kanan Pada icon Network Neighborhood
Design Internet
Akses Internet semakin banyak di butuhkan oleh berbagai pihak, baik untuk kantor, warnet, game online, sekolah, kampus bahkan dirumah.
Untuk lebih memudahkan pelanggan dalam mengimplementasikan jaringan Internet di lingkungannya berikut adalah beberapa contoh umum yang dapat digunakan dalam merancang jaringan komputer berbasis TCP/IP.
Contoh 1.
Akses Internet melalui:
Wireless LAN (WLAN) / Leased line
Implementasi untuk:
- SOHO = Small Office Home Office atau UKM = Usaha Kecil Menengah
- Kantor Cabang
- Sekolah
- Warung Internet atau Game Online
Aplikasi untuk:
- Browsing Internet
- Chatting
- Download / Upload
- VoIP = Voice Over Internet Protocol
- Game online
Keterangan:
- Jika diperlukan adanya server yang dapat diakses dari Internet yang terpisah dengan PC Router dapat menggunakan teknik Port Forwarding.
<!–[if !vml]–> 
Gambar 1. Jaringan Internet Sederhana menggunakan WLAN
Contoh 2.
Akses Internet melalui:
Wireless LAN (WLAN)
Implementasi untuk:
- SOHO = Small Office Home Office atau UKM = Usaha Kecil Menengah
- Kantor Cabang
- Sekolah
- Warung Internet atau Game Online
Aplikasi untuk:
- Browsing Internet
- Chatting
- Download / Upload
- VoIP = Voice Over Internet Protocol
- Game online
Keterangan:
- Terdapat DMZ = De Military Zone untuk sistem keamanan Server
- Dapat menambahkan 1 Server yang dapat diakses dari Internet
- Membutuhkan 4 IP Public = 1 IP Public untuk server yang dapat diakses langsung dari Internet, 1 IP Public sebagai gateway dari server yang ada, 1 IP Public sebagai Network Address, 1 IP Public sebagai Broadcast Address.
<!–[if !vml]–>
<!–[endif]–>
Gambar 2. Jaringan Internet dengan DMZ menggunakan WLAN
Contoh 3.
Akses Internet melalui:
Wireless LAN (WLAN)
Implementasi untuk:
- Perusahaan menengah
- Kantor Pusat
- Kampus
Aplikasi untuk:
- Browsing Internet
- Chatting
- Download / Upload
- VoIP = Voice Over Internet Protocol
- Application Server
Keterangan:
- Memerlukan alokasi /29 dengan 8 IP Public = 5 IP Public untuk server yang dapat diakses langsung dari Internet, 1 IP Public sebagai gateway dari server yang ada, 1 IP Public sebagai Network Address, 1 IP Public sebagai Broadcast Address.
- Memiliki Netname sendiri yang dapat di whois dari Internet.
- Membutuhkan Network/System Administrator.
<!–[if !vml]–>
Gambar 3. Jaringan Internet dengan alokasi /29 menggunakan WLAN
Contoh 4.
Akses Internet melalui:
ADSL
Implementasi untuk:
- SOHO = Small Office Home Office atau UKM = Usaha Kecil Menengah
- Kantor Cabang
- Sekolah
- Warung Internet atau Game Online
Aplikasi untuk:
- Browsing Internet
- Chatting
- Download / Upload
- VoIP = Voice Over Internet Protocol
- Game online
Keterangan:
- Jika diperlukan adanya server yang dapat diakses dari Internet yang terpisah dengan PC Router dapat menggunakan teknik Port Forwarding, tetapi perlu diketahui teknologi ADSL tidak cocok untuk menempatkan web server di dalam jaringan karena sifatnya yang Asymmetric dimana Downstream biasanya besar tetapi Upstream kecil.
<!–[if !vml]–>
<!–[endif]–>
Gambar 4.Jaringan Internet Sederhana Menggunakan ADSL menggunakan modem eksternal
Contoh 5.
Akses Internet melalui:
ADSL
Implementasi untuk:
- SOHO = Small Office Home Office atau UKM = Usaha Kecil Menengah
- Kantor Cabang
- Sekolah
- Warung Internet atau Game Online
Aplikasi untuk:
- Browsing Internet
- Chatting
- Download / Upload
- VoIP = Voice Over Internet Protocol
- Game online
Keterangan:
- Jika diperlukan adanya server yang dapat diakses dari Internet yang terpisah dengan PC Router dapat menggunakan teknik Port Forwarding, tetapi perlu diketahui teknologi ADSL tidak cocok untuk menempatkan web server di dalam jaringan karena sifatnya yang Asymmetric dimana Downstream biasanya besar tetapi Upstream kecil.






